Tak
terasa tahun 2015 telah berlalu dan tahun 2016 datang menyambut. Sudah lebih
dari enam bulan sejak masa kuliah berakhir. Seiring itu pula perjalanan
berakhir. Terlambat jika masih ingin menikmati masa-masa itu. Tidak ada kata
menyesal untuk semua hal yang dilalui, walau tidak semuanya berakhir indah.
Yang disesali hanyalah tidak pernah melakukan hal yang diingini padahal
kesempatan itu ada. Kini, tidak sempat lagi melihat ke belakang. Dua mata
diciptakan di depan wajah, guna melihat ke depan. Sisa-sisa masa lalu biarlah
menjadi kenangan. Kenangan yang mungkin saja terlupakan. Kiranya lupa adalah
kebiasaan alami manusia, siapapun dapat terkena lupa. Melupakan, baru hal yang
manusia usahakan, agar tidak mengingat hal yang mungkin saja buruk.
Hari-hari
terasa semakin asing, hingga diri tidak lagi langsing. Semua baru, bahkan harus
belajar lagi. Proses yang dulu dijalani, menjadikan memorabilia kognisi untuk
mencoba pengalaman baru. Katakan selamat tinggal untuk masa lalu, tatap masa
depan untuk menggapai impian. Kenangan yang sudah saatnya dilupakan atau lebih
baik ditidurkan, biarkan dia hidup tenang dalam album kesunyian. Album yang
nikmatnya dibuka ketika umur 40-50 tahun. Jangan ada lagi kesalahan, biar
kesalahan dijadikan pengalaman. Saatnya langkah kaki berganti, kanan kiri
berjalan bergantian. Langkah kecil yang akan menjadi besar, seumpama waktu berputar. Selamat tinggal dan sampai jumpa dilain waktu, kiranya kita akan
berjumpa untuk waktu yang lama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar